Pada artikel ini kita akan membahas materi tentang pertidaksamaan dan interval untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan di penjelasan dibawah ini :
Pengertian pertidaksamaan
pertidaksamaan adalah himpunan bilangan yang memenuhi sifat urutan bilangan tertentu. Pertidaksamaan dinyatakan dengan salah satu tanda dari lambang berikut = (<,>,,
,).
a. x < y yang menyatakan bahwa nilai x lebih kecil dari nilai y.
b. x > y yang menyatakan bahwa nilai x lebih besar dari nilai y.
c. x y yang menyatakan bahwa nilai x lebih kecil atau sama dengan nilai y.
d. x y yang menyatakan bahwa nilai x lebih besar atau sama dengan nilai y.
Sifat - sifat operasi sederhana :
1. Penjumlahan
jika x > y maka x + a > y + a, kita misalkan x = 2, y = 1, a = 3, kita masukkan nilai tersebut kedalam x + a > y + a = 2 + 3 > 1 + 3 = 5 > 4 .
2. Pengurangan
Jika x < y maka x - a < y - a, kita misalkan x = 1, y=2,a=3,kita masukkan nilai tersebut kedalam x -a <y- a = 1- 3 < 2-3= -2 < -1.
3. Perkalian
Jika x y maka ax
ay, kita misalkan x = 1,y=1,a=3, kita masukkan nilai tersebut kedalam ax
ay = 1(3)
1(3) = 3
3 .
4. Pembagian
Jika x y maka
Pertidaksamaan dan interval
a. Jika
b. Jika
Pertidaksamaan kuadratik
Merupakan pertidaksamaan yang memuat persamaan kuadrat didalamnya.
Contoh =
Cara mencari solusi dari persamaan kuadratik adalah dengan mencari akar - akar dari persamaan tersebut dengan menfaktorkanya agar mendapatkan akar - akar dan setelah itu membuat garis bilangan agar dapat mengetahui himpunan solusi dari pertidaksamaan kuadratik tersebut.
Pertidaksamaan bentuk pecahan
Pertidaksamaan dalam bentuk pecahan memiliki sifat - sifat sebagai berikut :
1. Jika
2. Jika
Himpunan penyelesaian dan garis bilangan
a. Jika pertidaksamaan memiliki tanda < atau > maka dibuat bulatan pada akar - akar yang didapat pada garis bilangan tetapi bulatan tersebut tidak harus dihitamkan.
b. Jika pertidaksamaan memiliki tanda
untuk lebih jelasnya bisa dilihat gambar dibawah ini :
Sumber gambar :
1.diberika pertidaksamaan sebagai berikut :
Penyelesainya :
Karena pertidaksamaan diatas tidak bisa difaktorkan maka kita menggunakan rumus abc untuk mencari faktor - faktor dari persamaan tersebut.
Dengan a = 3,b = 1 dan c = (-4), maka kita masukan nilai abc kedalam rumus diatas.
Dan garis bilanganya adalah sebagai berikut :Penyelesainya :
Karena penyebut tidak bisa difaktorkan kita hanya perlu mencari nilai dari diskriminanya untuk mewakili dari nilai penyebut dari pertidaksamaan diatas.
Kita masukkan nilai dari persamaan penyebutnya sebagai berikut :
D < 0 dan a > 0 maka definit positif tidak memiliki akar real oleh karena itu nilai akar dari penyebut tidak dapat dimasukkan kedalam pembuat nol.
Kita buat pembuat nol :
x - 3
x
Kita buat garis bilangan :
Himpunan solusi dari pertidaksamaan diatas adalah x
Demikianlah penjelasan saya mengenai pertidaksamaan dan garis bilangan lebih dan kurangnya mohon dimaafkan jika ada saran dan komentar silakan dimasukkan di dalam kolom di bawah ini.















Makasih ya Raden, materi nya sangat bermanfaat, semoga materi kedepannya makin bagus dan dapat dimengerti :D
BalasHapus